Jubir Covid 19 Jelaskan Masalah Pos Perhentian Sungkai

Rabu, 6 Mei 2020 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Dalam kunjungannya Senin (5/5/2020), Komisi II DPRD Kuansing menemukan Poskowas di kawasan Desa Perhentian Sungkai, Kecamatan Pucuk Rantau, kosong melompong.
Pos yang akan berfungsi untuk membatasi pergerakan orang di kawasan itu ditemukan tanpa peralatan dan personil. Padahal beberapa hari lalu, Bupati Mursini sudah turun ke Perhentian Sungkai.
Menyikapi kejadian itu, Jubir Covid 19 Kuansing Agusmandar menjelaskan Poskowas di perbatasan Kuansing – Dhamasraya, Sumbar itu memang belum diefektifkan. Kini Gugus Tugas baru pada tahapan pendataan personil.
Agusmandar menambahkan personil yang akan ditugaskan di pos itu sudah ada. Hanya saja ada kesulitan menugaskan personil turun ke lapangan tanpa dilengkapi peralatan memadai. Karena itu Gugus Tugas menunggu kelengkapan peralatan yang akan digunakan personil di lapangan.
Menurut Agusmandar, Bupati Mursini sangat berharap Poskowas Perhentian Sungkai ini diefektifkan. Pasalnya pos pintu masuk di Perhentian Sungkai ini akan memiliki peran yang signifikan dalam membatasi arus keluar masuk orang ke wilayah Kuansing.
Apalagi wilayah Dhamasraya, Sumbar yang berbatasan dengan Perhentian Sungkai telah ditetapkan sebagai zona merah penyebaran corona di wilayah Sumbar dengan 6 pasien terkonfirmasi positif . “ Itulah sebabnya bupati ingin sekali pos itu diefektifkan secepatnya,” kata Agusmandar
Namun Agusmandar menimpali, tersendatnya dana untuk pengadaan kelengkapan peralatan personil membuat Gugus Tugas belum bisa menurunkan personil ke lapangan. Agusmandar menjanjikan dalam waktu secepatnya, Gugus Tugas akan menurunkan personil ke lapangan.
“ Personilnya sudah siap. Tinggal menunggu kelengkapan peralatan saja. Mudah-mudahan ini bisa secepatnya,” pungkas Agusmandar. (smh)

Berita Terkait

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Jawa Barat Pinjam Uang, Kuansing juga akan Pinjam tapi Kegunaannya Beda
Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:48 WIB

PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:37 WIB

Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:44 WIB

Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto Visi.news)

EDITORIAL

Isu Seputar Wabup Kuansing dan Sengketa Pemberitaan

Senin, 30 Mar 2026 - 11:41 WIB