Banyak Isu Berbau Fitnah yang Diarahkan ke H.Mursini Terkait Pembangunan. Tapi Data Menjawab Semuanya

Sabtu, 25 Juli 2020 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Bukit Kauman, Kecamatan Kuantan Mudik (Foto Istimewa)

Jembatan Bukit Kauman, Kecamatan Kuantan Mudik (Foto Istimewa)

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Banyak isu berbau fitnah yang diarahkan kepada Bupati H.Mursini terkait pembangunan. Misalnya selama priode kepemimpinan Bupati H.Mursini tidak ada pembangunan sama sekali.
Lucunya, orang-orang asal Kuansing yang berdomisili di luar Kuansing juga ikut-ikutan menilai bahwa tidak ada pembanguan selama kepemimpinan H.Mursini. Padahal mereka tidak berada di Kuansing.
Bahkan lebih lucu lagi, lawan-lawan politik H.Mursini lewat krocoh-krocohnya sibuk memposting jalan tanah menuju perkebunan yang berlumpur setelah hujan. Maksudnya tentu saja H.Mursini abai dengan pembangunan
Namun demikian, Bupati H.Mursini tidak risih dengan fitnah yang dilontarkan kepada dirinya. Apalagi kalau fitnah itu dibungkus dalam kepentingan politik, Ia semakin tidak peduli.
“ Biar saja mereka begitu, yang dibutuhkan rakyat kerja pembangunan. Itu sudah kita lakukan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah kita,” kata H.Mursini beberapa waktu lalu
Untuk tahu apa saja yang sudah dibangun Bupati H.Mursini selama diamanahkan menjadi pemimpin Kuansing silahkan klik di sini https://kuansing.go.id/id/pembangunan/kecamatan.html?
Dari data yang disajikan jelas sekali kalau pembangunan Bupati H.Mursini merata di seluruh kecamatan di Kuansing. Hanya saja, pembangunan setiap tahun anggaran dialokasikan berdasarkan  skala prioritas.
Pembangunan dialokasikan untuk hal yang bersentuhan langsung dengan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat atau hal yang sangat mendesak. Karena itu H.Mursini tidak membangun mega proyek.
Alasan dari semua itu, kemampuan dana APBD Kuansing sangat terbatas, sehingga tidak bisa dipaksakan. Untuk mengalokasikan pembangunan setiap tahun anggaran diperlukan skala prioritas.
Kalau saja masih ada titik-titik di Kuansing yang belum tersentuh itu dipastikan karena skala prioritas atau kemampuan keuangan daerah yang sangat terbatas.
Namun dari data yang dihimpun, seluruh kecamatan di Kuansing mendapat porsi pembangunan  yang sama. Untuk itu bisa dilihat di sini https://kuansing.go.id/id/pembangunan/kecamatan.html?
Karena itu tidak salah kalau seorang Kabid Dinas PUPR menyarankan bicara pembangunan  harus bicara data. “ Bicara pembangunan harus bicara data,” kata salah seorang Kabid di Dinas PUPR Kuansing. (smh)

Berita Terkait

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Jawa Barat Pinjam Uang, Kuansing juga akan Pinjam tapi Kegunaannya Beda
Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:48 WIB

PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:37 WIB

Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:44 WIB

Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto Visi.news)

EDITORIAL

Isu Seputar Wabup Kuansing dan Sengketa Pemberitaan

Senin, 30 Mar 2026 - 11:41 WIB