Pembangunan Ruas Jalan Saik – Koto Kombu Hampir Rampung

Rabu, 3 Februari 2021 - 04:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan melintasi Batang Ulo pada ruas jalan Saik - Koto Kombu (Foto dok PUPR)

Jembatan melintasi Batang Ulo pada ruas jalan Saik - Koto Kombu (Foto dok PUPR)

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Pembangunan jalan Saik – Koto Kombu sepanjang 9 kilo meter dengan dua unit jembatan rangka baja hampir rampung. Progres pekerjaan per 25 Januari 2021 sekitar 86 persen.
Kepala Dinas PUPR Ade Fahrer melalui Kabid Bina Marga Jafrison kepada KuansingKita Selasa (2/2/2021) mengatakan pembangunan dua unit jembatan rangka baja pada ruas jalan Saik – Koto Kombu, sejauh ini berjalan lancar tanpa kendala
Dijelaskan Jafrison, dua unit jembatan pada ruas jalan Saik – Koto Kombu masing-masing jembatan yang melintasi Batang Ulo dengan bentangan 45 meter dan jembatan yang melintasi Batang Balui dengan bentangan 30 meter.
Jembatan dengan bentangan 45 meter yang melintasi Batang Ulo sudah rampung. Sementara jembatan yang melintasi Batang Balui dengan bentangan 30 meter kini dalam proses pengecoran lantai jembatan.

Jafrison yakin pekerjaan pembangunan jalan dan jembatan pada ruas jalan Saik – Koto Kombu akan rampung dalam rentang penambahan waktu atau pemberian kesempatan 90 hari kalender. Artinya pekerjaan akan rampung sebelum akhir Maret mendatang.
Menurut Jafrison pembangunan ruas jalan Saik – Koto Kombu dengan dua unit jembatan memang perlu digesakan. Pasalnya ruas jalan ini merupakan akses menuju objek wisata Air Panas Sungai Pinang yang berada di pinggir Batang Balui.
Pekerjaan pembangunan ruas jalan Saik – Koto Kombu dengan dua unit jembatan ini dilaksanakan penyedia PT Kerja Sama dengan nomor kontrak 620/KONT-BANG/PUPR-KS/VIII/2020/24.61. Dalam kontrak pekerjaan ini sedianya selesai 23 Desember 2020 lalu.
Namun menurut Jafrison pekerjaan terulur lantaran terhambat oleh tingginya frekwensi turun hujan pada November dan Desember. Kini pkerjaan dalam proses penambahan waktu atau pemberian kesempatan 90 hari kalender. Jafrison yakin Maret pekerjaan selesai
“ Menjelang akhir Maret diyakini pekerjaan akan tuntas. Progres per 25 Januari sudah mencapai 86 persen,” tutup Jafrison (smh)

Berita Terkait

Pembangunan Astaka MTQ Riau di Kuansing Jadi Isu Hangat Perbincangan Publik
Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan
Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang
Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:12 WIB

Pembangunan Astaka MTQ Riau di Kuansing Jadi Isu Hangat Perbincangan Publik

Sabtu, 25 April 2026 - 16:13 WIB

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan

Rabu, 22 April 2026 - 18:12 WIB

Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif

Berita Terbaru