DPRD Riau Bakal Panggil Cipta Karya Soal Proyek yang Belum Dibayar

Sabtu, 7 Januari 2017 - 01:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung DPRD Riau (foto kkc/RiauSky.com)

TELUKKUANTAN (KuansingKita.Com) – Sejumlah proyek semenisasi yang dialokasikan dalam APBD Perubahan Provinsi Riau tahun anggaran 2016 ternyata ada yang belum dibayar. Untuk itu, DPRD Riau akan memanggil Kepala Dinas Cipta Karya Prov Riau, Dwi Agus Sumarsono untuk diminta keterangan.

Dikutip halloriau.com, DPRD Riau akan memanggil Kepala Dinas Cipta Karya Dwi Agus Sumarsono terkait polemik keterlambatan pembayaran kepada kontraktor yang telah menuntaskan pekerjaannya.

Pemanggilan juga akan mempertanyakan alasan yang diutarakan Agus bahwa proyek yang lahir dari aspirasi DPRD itu terkesan dipaksakan karena waktu yang tersisa kurang dari 2 bulan.

“Kita akan Panggil Cipta Karya pada Rabu depan, dan kami akan coba meminta klarifikasi atas apa persoalan yang terjadi. ” tandas Wakil Ketua Komisi D DPRD Riau, Hardiyanto, Jumat (6/1/2017).

Menurut Hardianto, rekanan sudah menuntaskan pekerjaan sehingga wajar kalau rekanan meminta haknya untuk dibayarkan.

“Jika memang itu sudah menjadi hak rekanan, maka wajar rekanan tersebut meminta haknya untuk dibayarkan, karena mereka telah melaksanakan kewajibannya,” ujarnya.

Namun demikian, Kepala Dinas Pemukiman, Perumahan dan Pertanahan, Dwi Agus Sumarno mengatakan keterlambatan pembayaran itu disebabkan banyak dari rekanan yang tidak melengkapi administrasinya.

Keterlamabatan pembayaran ini ternyata juga membuat Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman marah.
Bahkan Gubri juga tidak mau menerima alasan keterlambatan pembayaran yang dikemukakan Dwi Agus Sumarno seperti masalah administrasi yang tidak lengkap. .

“Saya sama Pak Sekda sudah memanggil kepala dinasnya kok bisa kayak gini,” kata Gubri, Kamis (5/1/2017). (kkc/halloriau.com)

Berita Terkait

Riau Dinilai Masih Abai dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup
Riau Berpeluang Tingkatkan Ekonomi Daerah Lewat Kerja Sama dengan Singapura
Gajah Dibunuh di Konsesi PT RAPP Bukti Lemahnya BKSDA Riau Membangun Koeksistensi
Gajah Teso Nilo dan Maraknya Perambahan Hutan Masiv
Dr Elviriadi dan Rocky Gerung Didaulat sebagai Narasumber dalam Seminar Nasional di Grand Elite Hotel Pekanbaru Sabtu Nanti
Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar Lantik Pengurus PWI Rohul 2024–2027. Perkuat Narasi Pembangunan Daerah
Jalan di Pekanbaru dan Dumai Kembali Mulus, Warga dan Walikota Berterima Kasih pada Pj Gubrei
Pria di Bengkalis yang Kalungkan Bendera Merah Putih di Leher Anjing Ternyata Asal Penjaringan Jakarta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:00 WIB

Riau Dinilai Masih Abai dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:05 WIB

Riau Berpeluang Tingkatkan Ekonomi Daerah Lewat Kerja Sama dengan Singapura

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:58 WIB

Gajah Teso Nilo dan Maraknya Perambahan Hutan Masiv

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:19 WIB

Dr Elviriadi dan Rocky Gerung Didaulat sebagai Narasumber dalam Seminar Nasional di Grand Elite Hotel Pekanbaru Sabtu Nanti

Selasa, 5 Agustus 2025 - 21:03 WIB

Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar Lantik Pengurus PWI Rohul 2024–2027. Perkuat Narasi Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Ilustrasi ( Foto Istockphoto)

NASIONAL

Begal di Palembang, HP Dibawa Kabur, Sepeda Motor Tinggal

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:54 WIB

Toko emas dibakar (Foto kompas/dokumen warga)

NASIONAL

Terlilit Utang, Seorang Perempuan Nekad Bakar Toko Emas

Kamis, 12 Feb 2026 - 19:17 WIB