156 Titik Panas di Riau Tidak Satupun di Kuansing

Selasa, 19 Maret 2019 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN(KuansingKita) – Jumlah hot spot atau titik panas di Riau meningkat tajam pada hari ini Selasa (19/3/2019). Pagi hari hot spot yang terpantau satelit BMKG Pekanbaru sebanyak 86 titik, pada sore hari meningkat menjadi 156 titik.
Hot spot yang terpantau atau terdeteksi satelit BMKG Pekanbaru menyebar di 11 kabupaten/kota di Riau. Dari 12 kabupaten/kota di Riau hanya Kabupaten Kuantan Singingi yang bebas atau tidak terdeteksi hot spot.
Dikutip dari Kompas.com hot spot terbanyak di Provinsi Riau terpantau di Kabupaten Bengkalis sebanyak 38 titik dan Kabupaten Pelalawan sebanyak 37 titik.
Hotspot paling banyak terpantau di Kabupaten Bengkalis dengan jumlah 38 titik. Kemudian Kabupaten Pelalawan 37 titik,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru, Sanya Gautami pada Kompas.com melalui keterangan tertulis, Selasa.
Untuk lainnya, lanjut Sanya, di Kabupaten Kepulauan Meranti terdapat 29 titik, Kota Dumai 16 titik, Rokan Hilir 17 titik, Siak 7 titik, Indragiri Hulu 4 titik, Indragiri Hilir 3 titik, Kampar 2 titik, Rokan Hulu 2 titik dan Kota Pekanbaru 1 titik. “Totalnya 156 titik,” katanya.
Kendati hot spot atau titik panas yang terpantau satelit BMKG Pekanbaru berjumlah 156 titik, namun tidak seluruhnya dipastikan sebagai titik api.
BMKG stasiun Pekanbaru memperkirakan dari 156 titik hot spot hanya sebanyak 99 titik dengan tingkat confidence 70 persen atau sebanyak 99 titik yang diyakini sebagai titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Titik api tersebut terdapat di Kabupaten Bengkalis 26 titik, Kepulauan Meranti 19 titik, Dumai 13 titik, Pelalawan 19 titik, Rokan Hilir 11 titik, Rokan Hulu 2 titik, Siak 3 titik, Indragiri Hilir 2 titik, Indragiri Hulu 3 titik, dan Kota Pekanbaru 1 titik.(kkc)

 

Berita Terkait

Riau Dinilai Masih Abai dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup
Riau Berpeluang Tingkatkan Ekonomi Daerah Lewat Kerja Sama dengan Singapura
Gajah Dibunuh di Konsesi PT RAPP Bukti Lemahnya BKSDA Riau Membangun Koeksistensi
Gajah Teso Nilo dan Maraknya Perambahan Hutan Masiv
Dr Elviriadi dan Rocky Gerung Didaulat sebagai Narasumber dalam Seminar Nasional di Grand Elite Hotel Pekanbaru Sabtu Nanti
Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar Lantik Pengurus PWI Rohul 2024–2027. Perkuat Narasi Pembangunan Daerah
Jalan di Pekanbaru dan Dumai Kembali Mulus, Warga dan Walikota Berterima Kasih pada Pj Gubrei
Pria di Bengkalis yang Kalungkan Bendera Merah Putih di Leher Anjing Ternyata Asal Penjaringan Jakarta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:00 WIB

Riau Dinilai Masih Abai dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:05 WIB

Riau Berpeluang Tingkatkan Ekonomi Daerah Lewat Kerja Sama dengan Singapura

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:58 WIB

Gajah Teso Nilo dan Maraknya Perambahan Hutan Masiv

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:19 WIB

Dr Elviriadi dan Rocky Gerung Didaulat sebagai Narasumber dalam Seminar Nasional di Grand Elite Hotel Pekanbaru Sabtu Nanti

Selasa, 5 Agustus 2025 - 21:03 WIB

Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar Lantik Pengurus PWI Rohul 2024–2027. Perkuat Narasi Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Ilustrasi ( Foto Istockphoto)

NASIONAL

Begal di Palembang, HP Dibawa Kabur, Sepeda Motor Tinggal

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:54 WIB

Toko emas dibakar (Foto kompas/dokumen warga)

NASIONAL

Terlilit Utang, Seorang Perempuan Nekad Bakar Toko Emas

Kamis, 12 Feb 2026 - 19:17 WIB