12 – 15 Mei Mendatang Ribuan Umat Budha Berhimpun di Candi Muara Takus Peringati Waisak Tingkat Nasional

Rabu, 8 Mei 2019 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Masyarakat Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau, pantas berbesar hati. Bagaimana tidak, selama 4 hari, mulai 12 hingga 15 Mei mendatang ribuan umat Budha beserta Bhiksu seluruh Indonesia akan behimpun disana tepatnya di Candi Muara Takus
Kehadiran umat Budha seluruh Indonesia dan dari berbagai negara di Candi Muara Takus  dalam rangka memperingati Hari Waisak tingkat nasional . Kegiatan ini biasanya digelar di Candi Borobudur, namun tahun 2019 ini peringatan Waisak secara nasional dipusatkan di Riau tepatnya di Candi Muara Takus.

Seperti dilansir Metroriau.com, Gubernur Riau Syamsuar menyebutkan peringatan Waisak tahun 2019 ini akan dihadiri 3000 hingga 5000 umat budha, 60 orang biksu nasional serta para tamu undangan dari berbagai negara.
” Kita berharap prosesi peringatan Hari Waisak Nasional di Riau berjalan lancar, sehingga kegiatan ini  bisa bermanfaat pada peningkatan ekonomi masyarakat setempat,” kata Gubri Syamsuar.

Syamsuar menambahkan peringatan Waisak di Candi Muara Takus diharapkan dapat meningkatkan perhatian umat budha sehingga ikut mendorong percepatan pemugaran Candi Muara Takus sebagai warisan dunia. Namun yang paling penting perhatian dan dukungan dari masyarakat setempat.
Untuk itu, Syamsuar mengatakan pihaknya telah meminta panitia melakukan sosialisasi agar mendapat dukungan dari masyarakat setempat. Ini tidak lain karena kegiatan peringatan Waisak secara nasional baru pertama kali di Candi Muara Takus, selain itu jadwalnya bertepatan dengan Ramadhan,

“Kami sudah menyampaikan ke panitia agar kegiatan dapat disesuaikan. Kegiatan ini dimulai pukul 17.00-21.00 WIB. Ini imaksudkan untuk saling menjaga dan menghormati sesama umat,” tutur Syamsuar.
Kendati peringatan Waisak tingkat nasional baru pertama kali digelar di Candi Muara Takus, namun setiap tahun, ratusan umat Buddha dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Riau selalu datang merayakan Hari Trisuci Waisak di candi yang konon dibangun pada abad ke 7 ini.
Foto Istimewa

Berita Terkait

Riau Dinilai Masih Abai dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup
Riau Berpeluang Tingkatkan Ekonomi Daerah Lewat Kerja Sama dengan Singapura
Gajah Dibunuh di Konsesi PT RAPP Bukti Lemahnya BKSDA Riau Membangun Koeksistensi
Gajah Teso Nilo dan Maraknya Perambahan Hutan Masiv
Dr Elviriadi dan Rocky Gerung Didaulat sebagai Narasumber dalam Seminar Nasional di Grand Elite Hotel Pekanbaru Sabtu Nanti
Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar Lantik Pengurus PWI Rohul 2024–2027. Perkuat Narasi Pembangunan Daerah
Jalan di Pekanbaru dan Dumai Kembali Mulus, Warga dan Walikota Berterima Kasih pada Pj Gubrei
Pria di Bengkalis yang Kalungkan Bendera Merah Putih di Leher Anjing Ternyata Asal Penjaringan Jakarta
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:00 WIB

Riau Dinilai Masih Abai dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:05 WIB

Riau Berpeluang Tingkatkan Ekonomi Daerah Lewat Kerja Sama dengan Singapura

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:59 WIB

Gajah Dibunuh di Konsesi PT RAPP Bukti Lemahnya BKSDA Riau Membangun Koeksistensi

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:58 WIB

Gajah Teso Nilo dan Maraknya Perambahan Hutan Masiv

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:19 WIB

Dr Elviriadi dan Rocky Gerung Didaulat sebagai Narasumber dalam Seminar Nasional di Grand Elite Hotel Pekanbaru Sabtu Nanti

Berita Terbaru