Seorang Pria di Siberida Inhu Membunuh Isterinya dengan Sebilah Pisau Panjang

Minggu, 30 Juni 2019 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Seorang pria Jhon Helmi (30), warga Desa Bandar Padang, Kecamatan Siberida, Kabupaten Inderagiri Hulu nekad menghunjamkan sebilah pisau panjang berulangkali ke tubuh isterinya Asmalinda (24) hingga tewas. Peristiwa ini terjadi Sabtu (26/2/2019) sekitar pukul 01.00 wib.
Mengutip TribunPekanbaru.com,  Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting melalui Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran mengungkapkan peristiwa pembunuhan itu terjadi di depan anak korban Aa (7). Bahkan Aaa pula yang memberitahukan tetangga bahwa ibunya telah meninggal dunia.
Aa memberitahukan tetangganya Jamal (40) bahwa ibunya dipukul ayahnya hingga meninggal. Seketika itu pula Jamal berlari ke rumah korban. Disana korban terlihat tergeletak bersimbah darah di atas kasur dalam kelambu. Di samping korban terbaring suaminya Jhon Helmi dalam kondisi yang juga terluka, namun masih bernafas.
“ Korban mengalami luka tusuk di bagian dada kanan, tangan, perut serta bagian paha. Korban meninggal di TKP,” papar Paur Humas Misran

Misran juga mengatakan kuat dugaan suami korban atau pelaku berupaya bunuh diri setelah menghunjamkan pisau ke tubuh isterinya. Itu terlihat dari luka tusuk di bagian perut pelaku. Sedikitnya tiga luka tusuk ditemukan di tubuh pelaku yang membuat kondisinya sempat kritis.
Berdasarkan interogasi lanjut Misran, peristiwa ini bermula ketika suami isteri ini cekcok, kemudian pelaku menghunjamkan pisau ke tubuh korban. Melihat korban terkpar tak bernyawa, pelaku mencoba bunuh diri dengan menusukkan pisau ke bagaian perutnya sendiri.
 Cekcok rumah tangga ini diduga karena korban sudah satu minggu dalam keadaan sakit asam lambung minta dibuatkan obat kepada isterinya. Tapi isterinya menolak dan melontarkan kata yang menyakitkan bahwa dirinya menyesal hidup dan menikah dengan pelaku. Mendengar jawaban itu pelaku kalap lalu menghunjamkan pisau ke tubuh isterinya. (kkc)

Berita Terkait

Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Riau Dinilai Masih Abai dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup
Riau Berpeluang Tingkatkan Ekonomi Daerah Lewat Kerja Sama dengan Singapura
Gajah Dibunuh di Konsesi PT RAPP Bukti Lemahnya BKSDA Riau Membangun Koeksistensi
Gajah Teso Nilo dan Maraknya Perambahan Hutan Masiv
Dr Elviriadi dan Rocky Gerung Didaulat sebagai Narasumber dalam Seminar Nasional di Grand Elite Hotel Pekanbaru Sabtu Nanti
Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar Lantik Pengurus PWI Rohul 2024–2027. Perkuat Narasi Pembangunan Daerah
Jalan di Pekanbaru dan Dumai Kembali Mulus, Warga dan Walikota Berterima Kasih pada Pj Gubrei
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:44 WIB

Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:00 WIB

Riau Dinilai Masih Abai dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:05 WIB

Riau Berpeluang Tingkatkan Ekonomi Daerah Lewat Kerja Sama dengan Singapura

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:59 WIB

Gajah Dibunuh di Konsesi PT RAPP Bukti Lemahnya BKSDA Riau Membangun Koeksistensi

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:58 WIB

Gajah Teso Nilo dan Maraknya Perambahan Hutan Masiv

Berita Terbaru