Upaya Pencarian Korban Sriwijaya Air SJ-182 Masih Terus Dilakukan

Senin, 11 Januari 2021 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI AL mengangkat puing yang diduga bagian turbin dari pesawatSriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu.(Foto CNN Indonesia/Bisma Septalisma)

TNI AL mengangkat puing yang diduga bagian turbin dari pesawatSriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu.(Foto CNN Indonesia/Bisma Septalisma)

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Upaya pencarian korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di Kepualan Seribu antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, pada Sabtu (9/1/2021) siang, sampai kini masih terus dilakukan.
Seperti dirilis CNNIndonesia, TNI AL menurunkan 1.218 personel serta 10 kapal pencari diantaranya KRI Teluk Gili Manuk, KRI Kurau, KRI Teluk Cirebon, KRI Tjiptadi, KRI Tenggiri, KRI Cucut, Kapal TD Malabar, KRI Jhon Lie, KRI Malahayati dan KRI Rigel.
TNI AU menurunkan 50 personel serta pesawat CN-295, Helikopter Super Puma NAS-332 dan Boeing 737 Intai Maritim. Sedangkan TNI AD menurunkan 130 personel. Total personil TNI yang diturunkan untuk upaya pencarian sebanyak 1.398 personel
Selain itu ada juga kapal pendukung dari Basarnas diantaranya KN SAR Wisnu, KN SAR Karna, KN SAR Basudewa serta Helikopter HR-1301, RIB 01 Jakarta dan RIB 03 Jakarta. Sedangkan dari Badan Keamanan Laut RI (Bakamla) tercatat KN Nipah.
Kementrian Perhubungan juga ikut menurunkan kapal pendukung diantaranya KN Alugara P-114, KN Celurit P-203, KN Belati P-205. Sedangkan dari Kementrian KKP diturunkan Kapal Pengawas Perikanan Hiu 010 dan Sea Rider.
Berdasarkan data manifest, pesawat Sriwijaya Air SJ-182 membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Rinciannya, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.
Pesawat yang diproduksi tahun 1994 itu lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 14.36. Jadwal ini mundur dari jadwal sebelumnya pukul 13.35. Penundaan keberangkatan ini  disebabkan factor cuaca
Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor register PK-CLC ini hilang kontak setelah 4 menit meninggalkan Bandara Soekarno Hatta atau pukul 14.40 wib.  Pesawat hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta
Saat hilang kontak pesawat telah melewati ketinggian 11.000 kaki dan tengah menambah ketinggian di 13.000 kaki.(smh)

Berita Terkait

Majikan Siksa Pembantu Rumah Tangga Berujung Dipolisikan
Begal di Palembang, HP Dibawa Kabur, Sepeda Motor Tinggal
Terlilit Utang, Seorang Perempuan Nekad Bakar Toko Emas
Menkomdigi Soroti Etika Pers di Era AI
Diusulkan, Anggota Polri Jika Terbukti Melakukan Tindak Pidana Dijatuhi Hukuman Tiga Kali Lebih Berat
Keberadaan Buron Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah, Riza Chalid Sudah Terdeteksi
Hutan Luluhlantak, Mantan Menteri Kehutanan Siti Nurbayah Dibidik APH Tapi Belum Tersangka
Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan PWI dan Kemenhan Gelar Retret di Cibodas
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 23:16 WIB

Majikan Siksa Pembantu Rumah Tangga Berujung Dipolisikan

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:54 WIB

Begal di Palembang, HP Dibawa Kabur, Sepeda Motor Tinggal

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:17 WIB

Terlilit Utang, Seorang Perempuan Nekad Bakar Toko Emas

Senin, 9 Februari 2026 - 07:19 WIB

Menkomdigi Soroti Etika Pers di Era AI

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:50 WIB

Diusulkan, Anggota Polri Jika Terbukti Melakukan Tindak Pidana Dijatuhi Hukuman Tiga Kali Lebih Berat

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto Visi.news)

EDITORIAL

Isu Seputar Wabup Kuansing dan Sengketa Pemberitaan

Senin, 30 Mar 2026 - 11:41 WIB