Bupati H.Mursini Launching Produk BUMDes Desa Koto Taluk Berupa Pupuk Organik

Sabtu, 19 September 2020 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati H.Mursini disela-sela acara launching prduk BUMDes Desa Koto Taluk (Foto dok BUMDes Koto Taluk)

Bupati H.Mursini disela-sela acara launching prduk BUMDes Desa Koto Taluk (Foto dok BUMDes Koto Taluk)

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Bersempena “Hari Pembersihan Dunia” atau World Cleanup Day yang jatuh pada Sabtu 19 September 2020, Bupati Kuantan Singingi Drs H.Mursini turun ke Desa Koto Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah, Kuansing.
Di desa tertua di Kenegerian Telukkuantan ini Bupati H.Mursini melaunching produk BUMDes Desa Koto Taluk berupa pupuk organik dengan merk dagang Topson. Pupuk organik ini akan diperdagangkan sebagai bentuk usaha BUMDes Desa Koto Taluk.

Dalam sambutannya di depan masyarakat Desa Koto Taluk yang ikut hadir, Bupati H.Mursini mengajak masyarakat untuk memanfaatkan sampah sebagai hal yang berguna dan berharga. Sehingga sampah bisa memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat.
Menurut Bupati H.Mursini, Desa Koto Taluk termasuk desa penghasil limbah rumah tangga tertinggi di Kuantan Singingi. Ke depan kata Bupati H.Mursini, masyarakat tidak lagi berpikir sebatas membuang sampah pada tempatnya, tapi memanfaatkan sampah sebagai sumber ekonomi.

Bupati H.Mursini juga memuji langkah yang dilakukan BUMDes Desa Koto Taluk. Pasalnya, BUMDes Desa Koto Taluk bisa melihat peluang bisnis di tengah permasalahan sampah yang semakin runyam. BUMDes Koto Taluk kata bupati, bisa menjadi contoh bagi desa lainnya di Kuansing dalam mengatasi masalah sampah.
Sementara itu, Direktur BUMDes Desa Koto Taluk, Robby Anggriawan kepada KuansingKita mengungkapkan harapannya kepada masyarakat Desa Koto Taluk. Robby berharap masyarakat bisa meluangkan waktu untuk memilah sampah organik dan non organik untuk dijadikan sumber ekonomi.

“ Memilah sampah, selain lingkungan bersih, sampah bisa memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat. Ke depan sampah bukan lagi masalah tapi sumber ekonomi,” kata Robby didampingi Kepala Unit Pupuk Organik Ega Mayandra
Acara launching produk BUMDes Desa Koto Taluk berupa pupuk organik ini digelar kawasan belakan Mesjid Al Jihad, Desa Koto Taluk, Sabtu (19/9/2020) pagi tadi. Hadir bersama Bupati H.Mursini, Kepala DLH, Rustam, Sekretaris Kecamatan Kuantan Tengah, Kepala Desa Koto Taluk dan perangkatnya serta masyarakat Desa Koto Taluk. (smh)

Berita Terkait

PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Jawa Barat Pinjam Uang, Kuansing juga akan Pinjam tapi Kegunaannya Beda
Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja
Plt Gubri Diminta Segera Sosialisasikan Koordinat Blok WPR di Kuansing
Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor
Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:48 WIB

PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:37 WIB

Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:44 WIB

Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:56 WIB

Jawa Barat Pinjam Uang, Kuansing juga akan Pinjam tapi Kegunaannya Beda

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:25 WIB

Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja

Berita Terbaru

Ilustrasi mudik lebaran (Foto internet)

EDITORIAL

Menyimak Fenomena Mudik Lebaran

Sabtu, 21 Mar 2026 - 18:07 WIB

Ilustrasi (Dok Warta Kota Tribune)

EDITORIAL

Pers di Tengah Tantangan Disrupsi Digital

Rabu, 11 Mar 2026 - 00:53 WIB

Deforestasi (Foto Antara)

EDITORIAL

Kenapa Tidak Semuanya Dikembalikan Menjadi Hutan

Senin, 9 Mar 2026 - 20:41 WIB