Penajam, Calon Ibu Kota Negara RI Dikepung Kebakaran Hutan dan Lahan

Sabtu, 14 September 2019 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Calon ibu kota negara RI Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur dikepung kebakaran hutan dan lahan sejak awal September lalu. Api membakar lahan gambut yang tebal sehingga sulit dipadamkan.
Seperti dilansir CNN Indonesia, kebakaran yang belum bisa dipadamkan terjadi di Kecamatan Sepaku, Kecamatan Waru, dan Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Di Kecamatan Penajam, kebakaran terjadi di Kelurahan Petung dan Desa Giripura.
Tim Terpadu Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sampai saat ini terus berupaya melakukan pemdaman. Upaya pemdaman dibantu masyarakat dan satu pleton TNI AD dari Yon Zipur 71.
“Ada satu peleton dari Yon Zipur 17 TNI Angkatan Darat ikut membantu kita menangani kebakaran di Giripurwa,” kata Tohar, Sekretaris Daerah Penajam Paser Utar, Tohar dalam keterangannya, sepeti dikutip CNN Indonesia Jumat (13/9).

Tim terpadu menyatakan kebakaran terjadi di area sekitar 110 ha lahan gambut di kawasan Desa Giripurwa. Tohar mengatakan kebakaran di Desa Giripurwa relatif sulit dipadamkan karena ketebalan gambut. Selain itu air sulit didapatkan.
“Ini lahannya gambut dan tebal, jadi susah dipadamkan. Sementara air jauh lokasinya dan kendaraan tidak bisa masuk,” ujar Tohar.
Dampak dari asap karhutla di PPU sudah sampai ke Kota Balikpapan. Di beberapa ruas jalan, tampak pemerintah mulai membagikan masker kepada pengguna jalan.
Tohar menuturkan pihaknya berharap agar kebakaran segera bisa dikendalikan. “Kalau keadaan tidak segera membaik sesuai prosedur, akan ditetapkan sebagai siaga bencana kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.(kkc)
(Foto Utama Antara/Syifa Yulinnas)

Berita Terkait

Majikan Siksa Pembantu Rumah Tangga Berujung Dipolisikan
Begal di Palembang, HP Dibawa Kabur, Sepeda Motor Tinggal
Terlilit Utang, Seorang Perempuan Nekad Bakar Toko Emas
Menkomdigi Soroti Etika Pers di Era AI
Diusulkan, Anggota Polri Jika Terbukti Melakukan Tindak Pidana Dijatuhi Hukuman Tiga Kali Lebih Berat
Keberadaan Buron Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah, Riza Chalid Sudah Terdeteksi
Hutan Luluhlantak, Mantan Menteri Kehutanan Siti Nurbayah Dibidik APH Tapi Belum Tersangka
Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan PWI dan Kemenhan Gelar Retret di Cibodas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 23:16 WIB

Majikan Siksa Pembantu Rumah Tangga Berujung Dipolisikan

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:54 WIB

Begal di Palembang, HP Dibawa Kabur, Sepeda Motor Tinggal

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:17 WIB

Terlilit Utang, Seorang Perempuan Nekad Bakar Toko Emas

Senin, 9 Februari 2026 - 07:19 WIB

Menkomdigi Soroti Etika Pers di Era AI

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:50 WIB

Diusulkan, Anggota Polri Jika Terbukti Melakukan Tindak Pidana Dijatuhi Hukuman Tiga Kali Lebih Berat

Berita Terbaru