Suhu Politik Makin Panas, Anis Undang Tukang Bakso Disentil PDIP

Minggu, 26 Juni 2022 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI

ILUSTRASI

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Suhu politik Pilpres kian panas di tingkat pusat. Setiap gerak dan manuver lawan langsung diserang untuk dipadamkan
Seperti dilansir CNNIndonesia, baru-baru ini, Anis Baswedan mengundang tukang bakso ke Balai Kota DKI Jakarta. Langkah manuver Anis ini langsung diserang PDIP
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto langsung menyindir Anis. Ia mempertanyakan kenapa baru sekarang Anis mengundang tukang bakso. Padahal Anis menjadi Gubernur DKI Jakarta sudah sejak 2017 lalu
Hasto menilai tindakan Anies tersebut telah mempertontonkan politik yang tidak dekat dengan masyarakat. Alasan Hasto kenapa baru sekarang Anis bertemu dengan rakyat kecil.
“Itu lah sebagai contoh ketika politik tidak mengakar sehingga terlambat bertemu dengan rakyat kecil,” ujar Hasto
Saat ini, tukang bakso memang menjadi sorotan elit politik di tingkat pusat. Ini merupakan imbas dari candaan Megawati Soekarnoputri di Rakernas PDIP pada Kamis (23/6/2022).
Dalam sambutannya, Mega berguyon soal calon mantu tukang bakso. Dia mengatakan tidak ingin anaknya menikah dengan tukang bakso.
“Ketika saya mau punya mantu, itu saya sudah bilang sama anak saya tiga; awas lho, kalau nyarinya yang kaya tukang bakso,” kata Mega seperti dikutip dari CNN Indonesia.
Selang sehari saja, Anis langsung menanggapi pernyataan Mega ini. Anies langsung mengundang tukang bakso ke Balai Kota pada Jumat (24/6/2022) malam.
Kala itu ada acara Malam Ramah Tamah Jakarta E-Prix 2022 di Balai Kota. Anis mengundang tukang bakso dan pedagang kecil dalam acara ini.
Inilah yang disentil PDIP. Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto menyinduir Anis terlambat bertemu rakyat kecil. Padahal kata Hasto, Anis jadi Gubernur DKI Jakarta sudah sejak 2017 lalu. (smh)

Berita Terkait

Majikan Siksa Pembantu Rumah Tangga Berujung Dipolisikan
Begal di Palembang, HP Dibawa Kabur, Sepeda Motor Tinggal
Terlilit Utang, Seorang Perempuan Nekad Bakar Toko Emas
Menkomdigi Soroti Etika Pers di Era AI
Diusulkan, Anggota Polri Jika Terbukti Melakukan Tindak Pidana Dijatuhi Hukuman Tiga Kali Lebih Berat
Keberadaan Buron Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah, Riza Chalid Sudah Terdeteksi
Hutan Luluhlantak, Mantan Menteri Kehutanan Siti Nurbayah Dibidik APH Tapi Belum Tersangka
Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan PWI dan Kemenhan Gelar Retret di Cibodas
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 23:16 WIB

Majikan Siksa Pembantu Rumah Tangga Berujung Dipolisikan

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:54 WIB

Begal di Palembang, HP Dibawa Kabur, Sepeda Motor Tinggal

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:17 WIB

Terlilit Utang, Seorang Perempuan Nekad Bakar Toko Emas

Senin, 9 Februari 2026 - 07:19 WIB

Menkomdigi Soroti Etika Pers di Era AI

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:50 WIB

Diusulkan, Anggota Polri Jika Terbukti Melakukan Tindak Pidana Dijatuhi Hukuman Tiga Kali Lebih Berat

Berita Terbaru