Ruas jalan Sumbar-Riau Lumpuh Total Malam Tadi. Longsor di Koto Marapak, Limapuluh Kota

Minggu, 24 November 2019 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor di Koto Marapak, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar Sabtu malam tadi, membuat ruas jalan Sumbar -Riau lumpuh total (Foto Singgalang)

Longsor di Koto Marapak, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar Sabtu malam tadi, membuat ruas jalan Sumbar -Riau lumpuh total (Foto Singgalang)

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Ruas jalan yang menghubungkan Sumatera Barat – Riau melewati Kampar lumpuh total sejak Sabtu (23/11/2019) malam sekitar pukul 20.00 wib.
Bukit 17 yang berada di Jorong Koto Marapak, Nagari Persiapan Hulu Air, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat mengalami longsor.
Merangkum informasi VIVAnews, material longsor berupa lumpur dan kayu kini menimbun badan jalan sepanjang kurang lebih 15 meter dengan ketinggian sekitar 2 meter.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota, sudah membawa sejumlah personel dan alat berat ke lokasi untuk membersihkan timbunan longsor.
“Tidak ada korban jiwa. Namun, material longsor menimbun badan jalan sehingga akses lalu lintas terputus,” kata Kepala Pelaksana BPBD Limapuluh Kota, Joni Amir, Sabtu, 23 November 2019 malam seperti dilansir VIVAnews.
Alat berat membersihkan material longsor (Foto Tribune Padang)
Ia menambahkan mengingat ruas jalan di lokasi kejadian merupakan akses jalur penghubung Sumbar-Riau, pihaknya bakal semaksimal mungkin membersihkan material longsor, agar ruas jalan yang tertimbun longsor bisa segera dilewati.
Sementara Harianhaluan.com melansir ada dua titik longsor. Kedua titik longsor terjadi di sekitar jalan berkelok dekat Bandrek House, Hulu Aia Kecamatan  Harau dan sebelum Koto Alam Kecamatan Pangkalan Koto Baru.
Untuk titik longsor dekat Bandrek House, material longsor berupa lumpur dan kayu setinggi 2 meter menutupi badan jalan sepanjang sekitar 15 meter. Sedangkan, dititik kawasan Koto Alam, tinggi material hampir sama sekitar 2 meter sehingga akses jalan tidak bisa dilewati.
Diantara dua titik longsor, antara Hulu Aia dan Koto Alam, terdapat ratusan pengendara yang terjebak material. “Ada pengendara yang terjebak, jumlahnya banyak. Untuk atasi ini, kita sudah koordinasi kepolisian, PU serta berbagai instansi lainnya dalam menyingkirkan material longsor,” kata Kepala Pelaksana BPBD Joni Amir. (kkc/sumber vivanews, harian haluan)

Berita Terkait

Majikan Siksa Pembantu Rumah Tangga Berujung Dipolisikan
Begal di Palembang, HP Dibawa Kabur, Sepeda Motor Tinggal
Terlilit Utang, Seorang Perempuan Nekad Bakar Toko Emas
Menkomdigi Soroti Etika Pers di Era AI
Diusulkan, Anggota Polri Jika Terbukti Melakukan Tindak Pidana Dijatuhi Hukuman Tiga Kali Lebih Berat
Keberadaan Buron Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah, Riza Chalid Sudah Terdeteksi
Hutan Luluhlantak, Mantan Menteri Kehutanan Siti Nurbayah Dibidik APH Tapi Belum Tersangka
Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan PWI dan Kemenhan Gelar Retret di Cibodas
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 23:16 WIB

Majikan Siksa Pembantu Rumah Tangga Berujung Dipolisikan

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:54 WIB

Begal di Palembang, HP Dibawa Kabur, Sepeda Motor Tinggal

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:17 WIB

Terlilit Utang, Seorang Perempuan Nekad Bakar Toko Emas

Senin, 9 Februari 2026 - 07:19 WIB

Menkomdigi Soroti Etika Pers di Era AI

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:50 WIB

Diusulkan, Anggota Polri Jika Terbukti Melakukan Tindak Pidana Dijatuhi Hukuman Tiga Kali Lebih Berat

Berita Terbaru