Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro Didemo Pegawai Kemendikti Saintek

Senin, 20 Januari 2025 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita) –  Menjadi pejabat itu harus amanah bukan malah petentengan dan arogan karena punya kekuasaan. Apalagi kalau intitusi yang dipimpin dianggap seperti perusahaan pribadi, bisa-bisa bawahan jadi melawan
Setidaknya itulah yang terjadi dengan Mendikti Saintek, Satryo Soemantri Brodjonegoro. Atas ulahnya, pegawai Kemendikti Saintek menggelar aksi demo. Senin (20/1/2024). Mereka minta Menteri Satryo mengundurkan diri
Dari spanduk yang dibentangkan dalam aksi demo jelas sekali pegawai Kemendikti Saintek sudah sangat kecewea dengan sikap Satryo. Ada kesan Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro sudah menganggap Kemendikti seperti perusahaan pribadi
“Kami ASN, dibayar oleh negara, bekerja untuk negara, bukan babu keluarga,” isi spanduk yang dibawa pegawai.
“Institusi negara bukan perusahaan pribadi Satryo dan istri!” isi spanduk lainnya.
Mengutip Kompas.com, Ketua Paguyuban Pegawai Kemendikti Saintek, Suwitno mengatakan, masalah di Kemendikti Saintek sudah dimulai sejak adanya pergantian pejabat baru setelah Satryo diangkat sebagai Mendikti Saintek oleh Presiden Prabowo Subianto.
Suwitno mengatakan, pergantian jabatan tersebut dilakukan dengan cara yang tidak elegan dan tidak adil. “Tapi dengan cara-cara yang tidak elegan, cara-cara tidak fair, cara-cara juga tidak sesuai prosedur,” kata Suwitno

Ia menyebutkan, permasalahan semakin runyam setelah salah satu pegawai aparatur sipil negara (ASN), yang bertugas menangani urusan rumah tangga Kemendikti Saintek yakni Neni Herlina, dipecat sepihak oleh Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro
Oleh karena itu, Paguyuban Pegawai Kemendikti Saintek bergerak melakukan aksi ini sebagai ajang untuk menunjukkan rasa, serta menunjukkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa menteri yang telah dilantik bertindak sewenang-wenang.
Siapa sebenarnya Satryo Soemantri Brodjonegoro. Dari data yang dihimpun KuansingKita, Satryo Soemantri Brodjonegoro lahir: Delft, Belanda, 5 Januari 1956. Nama Istri: Silvia Ratnawati Brodjonegoro
Satryo lulusan Teknik Mesin, University of California, Amerika Serikat. Ia pernah menjadi Dosen dan Ketua Jurusan Teknik Mesin, Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1992. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), 1999–2007
Sepanjang karirnya, Satryo Soemantri Brodjonegoro pernah menjadi dosen tamu bidang Teknik Mesin di Toyohashi University of Technology, Jepang.
Kenapa Satryo Soemantri Brodjonegoro menjadi menteri yang arogan sekali sehingga didemo bawahannya. Padahal kalau melihat perjalanan karirnya, rasanya tidak mungkin Menterti Satryo tidak memahami manajemen kepemimpinan
Tapi begitulah, sikap arogan dalam kepemimpinan Satryo Soemantrio Brodjonegoro berbuah pahit. Bawahannya di Kemendikti Saintek menggelar aksi unjuk rasa. Tujuannya agar presiden Prabowo tahu bahwa Mendikti Saintek telah berbuat sewenang-wenang (smh)
FOTO Kompas.com/SANIAMASHABI

Berita Terkait

Majikan Siksa Pembantu Rumah Tangga Berujung Dipolisikan
Begal di Palembang, HP Dibawa Kabur, Sepeda Motor Tinggal
Terlilit Utang, Seorang Perempuan Nekad Bakar Toko Emas
Menkomdigi Soroti Etika Pers di Era AI
Diusulkan, Anggota Polri Jika Terbukti Melakukan Tindak Pidana Dijatuhi Hukuman Tiga Kali Lebih Berat
Keberadaan Buron Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah, Riza Chalid Sudah Terdeteksi
Hutan Luluhlantak, Mantan Menteri Kehutanan Siti Nurbayah Dibidik APH Tapi Belum Tersangka
Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan PWI dan Kemenhan Gelar Retret di Cibodas
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 23:16 WIB

Majikan Siksa Pembantu Rumah Tangga Berujung Dipolisikan

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:54 WIB

Begal di Palembang, HP Dibawa Kabur, Sepeda Motor Tinggal

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:17 WIB

Terlilit Utang, Seorang Perempuan Nekad Bakar Toko Emas

Senin, 9 Februari 2026 - 07:19 WIB

Menkomdigi Soroti Etika Pers di Era AI

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:50 WIB

Diusulkan, Anggota Polri Jika Terbukti Melakukan Tindak Pidana Dijatuhi Hukuman Tiga Kali Lebih Berat

Berita Terbaru

Ilustrasi (Dok Warta Kota Tribune)

EDITORIAL

Pers di Tengah Tantangan Disrupsi Digital

Rabu, 11 Mar 2026 - 00:53 WIB

Deforestasi (Foto Antara)

EDITORIAL

Kenapa Tidak Semuanya Dikembalikan Menjadi Hutan

Senin, 9 Mar 2026 - 20:41 WIB